Visi, Misi, dan Tujuan

VISI, MISI, TUJUAN, DAN STRATEGI

Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Institut Agama Islam Sunan Giri Bojonegoro

VISI

“Menjadi prodi kebanggaan di Bojonegoro yang mampu mencetak sarjana muslim di bidang Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) yang berkualitas ilmu-akhlak-amal dan kompetitif di dunia kerja”

MISI

  1. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran yang integratif dalam bidang Ekonomi Syariah, baik yang bersifat teoritis maupun praktis.
  2. Menyediakan Dosen yang memahami peran dan tugasnya, memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional, serta berkualifikasi akademik.
  3. Mengadakan perkuliahan yang efektif, efisien dan berdaya guna, terutama dalam bidang hukum dan bisnis Islam
  4. Mengadakan kuliah berbasis kerja dan wirausaha
  5. Menambah sarana dan prasarana ITC
  6. Melaksanakan penelitian untuk mengembangkan ilmu keislaman dan muamalah—transaksi bisnis Islami–yang akuntabel.
  7. Mengadakan Pengabdian Masyarakat dalam rangka pengembangan bisnis islami.
  8. Memfasilitasi pembudayaan berbahasa Arab dan Inggris.
  9. Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan lembaga-lembaga pemerintah dan non-pemerintah, baik dalam maupun luar negeri yang berorientasi bagi penguatan program studi.
  10. Bekerjasama dengan lembaga peradilan dan perbankan shari’ah untuk simulasi dan praktikum

TUJUAN

  1. Terwujudnya kesepahaman atas Visi dan Misi Program Studi S-1 Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) IAI Sunan Giri Bojonegoro pada seluruh Civitas Akademika;
  2. Meningkatnya mutu pelaksanaan pendidikan dan pembelajaran untuk menghasilkan sarjana yang berkualitas secara kognitif, psikomotorik, dan afektif dalam bidang muamalah;
  3. Menghasilkan sarjana muslim yang berkualitas dalam bidang ilmu hukum dan muamalah;
  4. Menghasilkan sarjana yang mampu mengisi kebutuhan kerja;
  5. Menghasilkan sarjana muslim yang menguasai ICT;
  6. Meningkatnya kuantitas dan kualitas karya penelitian dosen dan mahasiswa yang dapat dijadikan acuan untuk pengembangan mu’amalah;
  7. Meningkatnya intensitas pengabdian yang berdaya-guna untuk pelestarian, penyebarluasan-sosialisasi dan peningkatan kualitas muamalah dalam kehidupan masyarakat;
  8. Menghasilkan sarjana muslim yang mampu berbahasa Arab dan Inggris;
  9. Terjalinnya kerjasama yang saling menguntungkan antar lembaga; dan
  10. Menghasilkan sarjana muslim yang menguasai praktik peradilan dan praktik perbankan syari’ah.

STRATEGI PENCAPAIAN

  1. Pelaksanaan pembelajaran yang terencana, berkualitas, disiplin, dan menyenangkan dalam lingkungan akademis yang terbuka dan bersahabat. Strateginya:
  2. Dosen diminta menyusun diktat/modul mata kuliah yang diampu.
  3. Dosen membuat dan melaksanakan pembelajaran dan evaluasi berdasarkan SAP yang telah diprogramkan.
  4. memantau absensi dosen dan mahasiswa dalam setiap mata kuliah
  5. meningkatkan kualitas mengajar dosen dan obyektifitas penilaian hasil belajar mahasiswa, dengan mengadakan pelatihan, evaluasi dan penilaian kinerja dosen serta melengkapi sarana pendidikan.
  6. Menertibkan administrasi nilai dan memberikan KHS setiap semester
  7. Meningkatnya kualitas penelitian dan mempublikasikannya serta memberikan penghargaan pada hasil penelitian dosen dan mahasiswa.
  8. Merevisi dan mengkaji ulang panduan skripsi serta membuat aturan yang ketat untuk mengeliminir plagiasi
  9. Hasil penelitian dosen diterbitkan dalam Jurnal ilmiah (at-Tuhfah dan jurnal lainnya) dan perpustakaan.
  10. Saling mengirim naskah tulisan dan atau jurnal dengan PTAI lainnya
  11. Menyediakan anggaran penelitian ilmiah untuk setiap proposal penelitian dosen yang disetujui.
  12. Memilih skripsi terbaik pada setiap periode tugas akhir.
  13. Mengikutsertakan hasil penelitian dosen dan mahasiswa dalam perlombaan karya tulis ilmiah.
  14. Terlaksananya pengabdian yang lebih berdaya-guna untuk pelestarian, penyebarluasan dan peningkatan mutu muamalah (Bisnis Islami).
  15. Syarat mengajukan proposal skripsi, mahasiswa harus sudah melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui kegiatan PPL dan KKN.
  16. Membentuk biro bantuan hukum dan menerima konsultasi gratis tentang Hukum Islam
  17. Mengadakan pengajian rutin sebulan sekali dengan tema Hukum Bisnis Islam

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*