Peran Pemerintah dan Swasta dalam pengembangan Syariah Microfinance

 

 

Peran Pemerintah dan Swasta dalam pengembangan Syariah Microfinance 

Diskusi 2 Alhamdulillah Sabtu 21 Maret 2015, Diskusi Dwi Mingguan Fakultas Syariah Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri yang kedua berhasil dilaksanakan dengan lancar, Diskusi kedua yang mengambil tema:  Peran Pemerintah dan Swasta dalam pengembangan Syariah Microfinance ini dibimbing oleh narasumber Bapak Nurul Huda, M.H.I yang merupakan Dekan Fakultas Syariah. Dalam diskusi yang berlangsung aktif dan seru ini mahasiswa diberi kesempatan untuk menyalurkan “unek-unek” yang dipikirkan terkait perkembangan Syariah Microfinance.

Dalam Diskusi ini dihasilkan beberapa simpulan di antaranya:

Peran Pemerintah tidak boleh hanya sebagai regulator dan peran swasta tidak boleh hanya sekedar kreditor, namun lebih dari itu diharapkan pemerintah dan swasta berfungsi sebagai empowering facilitator dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1. Enabling (memampukan)

2. Empowering (Memperkuat)

3. Protecting (Melindungi)

Dengan demikian, bertambahnya kuantitas Syariah Microfinance dapat memengaruhi kesejahteraan Masyarakat dan mengurangi kemiskinan, kalau hal tersebut tidak dilakukan maka mereka dengan sengaja “melestarikan kemiskinan” .

Diskusi ketiga direncanakan akan dilaksanakan dua minggu lagi pada hari sabtu, 28 Maret 2015 dengan tema: Kesiapan Masyarakat Ekonomi Islam Indonesia dalam mengembangkan Ekonomi Kreatif untuk menghadapi ASEAN Economic Community 2015 dengan narasumber Ir. Ujung Irianto, M.MA selaku Ketua Lembaga Pengembangan Bisnis IAI Sunan Giri Bojonegoro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *